Menyelamatkan bibir pantai Pulau Rangsang (pulau terluar Indonesia)

6 Juli 2011

Aksi masyarakat menanam Manggrove
Pulau Rangsang berhadapan dengan Malaysia
Mengatasi Abrasi pesisir pantai pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, yang juga pulau terluar Republik Indonesia ini, sesuatu yang mesti dilakukan dan sejak sekarang, jika tidak anak cucu kita akan menyesali lambannya kita mengambil tindakan, kondisi ril bibir pantai yang sudah jauh tergerus Abrasi  dari gelombang air laut dari Selat Melaka semestinya tidak perlu menunggu lobby-lobby politik tingkat tinggi, Pemerintah pusat sebagai penanggung jawab eksistensi pulau-pulau terluar ini seharusnya lebih peka, tanpa mesti menunggu datangnya bencana atau hilangnya sebuah pulau baru mau membangun tanggul. Menyelamatkan keberadaan pulau-pulau terluar tidak semata-mata menyelamatkan pulau itu saja, tapi kita berbicara garis pantai Republik ini, apalagi nun diseberang sana kita berbatasan dengan Malaysia negara tetangga.
Oleh karenanya mari duduk bersama, Pemkab Meranti, Pemprop Riau dan Kementerian terkait di negara ini untuk segera menyelamatkan bibir pantai pulau Rangsang, salah satu pulau terluar negara kita yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, struktur tanah di pulau rangsang mengharuskan kita bertindak cepat. Kombinasi pembuatan tanggul/Dam dan penanaman hutan Manggrove adalah solusi segera yang harus diambil.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 Kayu Ara All Rights Reserved.
Template Design by bakharuddin.Net | Powered by Blogger.com.