Kotamadya Pekanbaru punya kampanye CGaF (Clean, Green, and Fruity), kampanye untuk menjadikan kota Pekanbaru Bersih, Hijau dan diepunhi Tanaman buah-buahan. Selat Panjang seharusnya sudah memulai kampanye yang bernada sama, terserah apapun singkatannya nanti kota Selat Panjang khusus sudah mesti di kampanyekan, mungkin untuk kampanye di Kabupaten Kepulauan Meranti ini kita pakai katan "CeGaK" yang ada melayunya singkatan disesuaikan saja misalnya Clean, Green, and Kebermanfaatan. (nanti dicari...), intinya : Penghijauan massal, Kebersihan menyeluruh kota Selatpanjang dan Kepulauan Meranti umumnya dan yang ditanam hendaknya juga yang bermanfaat, bisa tanaman buah, kayu yang punya nilai ekonomis (tapi jangan rakus unsur hara seperti akasia).
Tampilkan postingan dengan label Selat Panjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selat Panjang. Tampilkan semua postingan
Masyarakat Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti belajar dari apa yang terjadi
14 Desember 2010 | 0 komentar
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di Selat Panjang, tokoh-tokoh politik, tokoh pendidikan, masyarakat Selat Panjang, jangan terjebak pada : membesarkan perkara-perkara kecil dan sebaliknya mengecilkan hal yang seharusnya diperbesar (dibahas secara mendalam), hentikan polemik jangan pula seperti kasus di Dunia Sepak bola kita di bawah ini
Ditengah dukungan penuh terhadap Timnas Indonesia menjelang Laga Semifinal AFF Suzuki Cup melawan Philipina, tiba tiba ada yang menggugat pemakaian lambang garuda (lambang negara) di baju pemain Timnas. Baju merah yang dipakai Gonzales, Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, Arief Suyono, Firman Utina, Okto, Zulkifli Syukur dllnya di gugat, katanya melanggar apa yang disebut di Undang-undang mungkin karena dianggap tidak pantas dan melecehkan lambang negara. Entahlah ... kadang-kadang seperti kurang kerjaan atau mungkin sekedar tampil beda dan mudah-mudahan bisa jadi terkenal, maka yang kecil dibesar-besarkan dan yang seharusnya hal besar yang mesti disumbang sarankan justru dikecilkan. Kenapa tidak berpikir akankah di piala AFF dua tahun kedepan Timnas kita masih punya pemain yang bisa tampil seperti sekarang ? bagaiman masalah kaderisasi pemain ? Kenapa tidak menyarankan bagaimana pengembangan sepak bola Indonesia kedepan supaya bisa juga berbicara di tingkat Asia ? Kenapa tidak hal-hal begini yang diperdebatkan, justru ditengah pemain butuh konsentrasi gugat mengugat ini muncul ... atau itu tadi kurang kerjaan
Makan Mie Sagu dari Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti
12 Desember 2010 | 3 komentar
Selat Panjang disebut juga kota Sagu, memang Sagu melekat dengan kota Selat Panjang, kalau orang ke Selat Panjang biasanya akan membawa mie Sagu sebagai oleh-oleh. Sebagian orang yang belum pernah merasa Mie Sagu dari Selatpanjang ini memang terasa agak asing, kalau yang membuat masakannya pas (biasanya dibuat Mie Goreng) maka mie sagu ini jauh lebih enak dari mie dari tepung gandum, apalagi kalau ditambah dengan udang atau ayam wah..enaaknya. Seperti hari ini ada menu mie sagu di meja terasa Maknyus ...
Kalau makan mie sagu ini kita tidak terlalu boleh banyak minum air putih karena mie nya akan mengembang kalau bercampur air dan biasanya akan cepat merasa kenyang, sayangkan mie yang masih banyak itu. Kemudian mie sagu ini sebaiknya dimakan saat masih panas, jadi selesai digoreng terus disendokkan kasi tambahan bawang goreng, ayam goreng yang disobek-sobek atau kalau sudah ada udang basah didalamnya cukup itu saja, udah itu saja dan sudah bisa langsung disantap, jangan terlalu sering nambah bukan apa-apa soalnya nanti yang lain tidak kebagian. Jadi yang belum pernah merasa silakan mencoba
Perlu PERDA dan Komitmen Pemkab untuk Atasi Banjir di Selat Panjang
9 Desember 2010 | 0 komentar
Jl. Imam Bonjol Selat Panjang banjir (Foto : Anje Mello FB)
Selat Panjang Banjir, Selatpanjang tenggelam heboh di Jejaring Sosial, itu masalah klasik, masih ingat waktu sekolah di SMPN 2 Selat Panjang (sekarang SMPN 3 Selat Panjang). Dulu dan sampai saat ini kalau sudah musim pasang besar air laut daerah sekitar Jalan Imam Bonjol akan tenggelam sampai selutut, kalau sekarang selain musim pasang besar juga musim hujan akan menyebabkan banjir, bagaimana jika saat musim pasang besar air laut ditambah dengan musim hujan alamat "Karam" tenggelam.
Selat Panjang sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti hendaknya dibenahi secara mendasar, Tata Kota, Drainase (saluran air) mesti menjadi program utama pembenahan, seharusnya Drainase ini sudah dipikirkan sebelum Hutan Ruko berdiri disepanjang jalan, namun semuanya telah terlanjur Ruko yang ada tak mungkin kita robohkan (kecuali kalau memang sudah melanggar Tata ruang). Sekarang bagaimana dengan kondisi yang ada kita bisa mengatasi permasalahan banjir ini. Bappeda, Dinas PU ranjang masterplan Drainase kota Selatpanjang bangun kalau perlu mulai kembali dari titik nol, rancang untuk sampai 10 tahun kedepan, ini harus diselesaikan secara tuntas, gunakan tenaga ahli untuk mendesain kota Selatpanjang yang bebas dari Banjir untuk 5 sampai 10 tahun kedepan (jika perlu dengan proyek multiyears), jangan menganggap remeh permasalahan banjir yang ada sekarang.
Canangkan kampanye massal untuk membina kesadaran masyarakat tentang perlunya menjaga kebersihan terutama menjaga jangan membuang sampah di saluran pembuangan air, kampanyekan juga menanam pohon di setiap rumah dan Ruko, jika perlu buat PERDA tentang ini, didalam Perda tersbut juga cantumkan dengan jelas dan tegas tentang penanaman Pohon, pelarangan Semenisasi beton untuk halaman (pakai Paving block atau rumput), Pembuatan BIOPORI untuk membuat resapan air, dan ini semua mesti menjadi Prioritas untuk mengantisipasi kemajuan kota Selat Panjang kedepan
PERDA Tata Ruang dan PERDA Wajib Menanam Pohon Di Kabupaten Kepulauan Meranti
6 Desember 2010 | 0 komentar
Kolam Telaga Bening Selatpanjang menjadi tumpuan warga
Selatpanjang Kabupaten kepulauan Meranti setiap kali datang musim kemarau, bagi warga Selatpanjang khususnya yang tinggal di kota Selatpanjang yang tidak berlangganan PDAM, untuk mendapatkan air bersih terpaksa mengambil air yang ada di Kolam telaga bening yang terletak di Tengah Kota Selatpanjang. Soalnya, hampir semua sumur yang ada mengalami kekeringan.
Kolam telaga bening Selatpanjang, terletak di tengah kota Selatpanjang, didepannya terdapat Kantor Camat lama (pertama sekali) disamping terdapat rumah Dinas Camat Tebing Tinggi (waktu masih kecamatan) dan di belakangnya terdapat Masjid tertua di kota Selatpanjang. Dari kolam ini banyak masyarakat mengambil air untuk mandi dan mencuci pakaian, sementara untuk konsumsi minuman mereka masih membeli air gallon yang dijual di setiap agen penyalur atau dari air yang ditampung pada musim hujan sebelum.
Segera Tanamkan Pohon di Kabupaten Kepulauan Meranti
28 November 2010 | 0 komentar
Pemkab Kabupaten Kepulauan Meranti, masyarakat, organisasi, lembaga pendidikan, pengusaha atau seluruh masyarakat yang mendiami pulau tebing tinggi, pulau rangsang, pulau merbau dan pulau padang di Kabupaten Kepulauan Meranti segera mulai dari sekarang MENANAM POHON untuk masa depan anak cucu kita, untuk eksistensi pulau-pulau tersebut dan untuk kenyamanan kita tinggal di Kepulauan Meranti. Kita sudah mengalami di Selat Panjang jika musim kemarau mengalami kekeringan yang ekstrim sehingga sumur menjadi kering kerontang, sumur-sumur yang berada dekat dengan pinggir laut sudah dimasuki air asin, pantai/tepi laut sudah mengalami aberasi. Oleh karena itu segera tanam sekarang, kampanyekan penanaman ini ke seluruh masyarakat, jadikan hari menanam pohon yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudoyono hari ini (27/11/2010) di Jatiluhur sebagai momentum untuk memulai kembali menanam pohon. Jalan-jalan di kota Selat Panjang segera ditanami pohon. Kalau kita lakukan sekarang itupun baru bisa dilihat hasilnya paling cepat 10 tahun yang akan datang, bagaimana kalau kita tidak pernah memulai yang akan kita lihat adalah bencana.
Langganan:
Postingan (Atom)







